Siti Fatimah

Alumnus PPS UNNES bekerja di SMP 2 Kudus sejak tahun 1995 Mata Pelajaran IPA...

Selengkapnya

Menjadi Guru Es Krim

Menjadi Guru Es Krim

Resensi Buku

Oleh : Siti Fatimah

Judul buku : Menjadi Guru Es Krim

Penulis : Guru Penulis Kelas Editor Kota Batu

Editor : Ernaz Siswanto

Penerbit : CV. Beta Muroqi, Kota Batu, 2018

Tebal : 118 halaman

ISBN : 978 – 602 – 51744 – 1 – 4

Dari buku yang berjudul “Menjadi Guru Es Krim” dengan ketebalan 118 halaman ini, kita sebenarnya sudah dapat menduga, buku ini mengajak kita menjadi guru selalu dinanti – nantikan oleh peserta didik, menjadi guru yang membuat adem di hati, menjadi guru yang lembut, dan menjadi guru penuh sensasi rasa, seperti es krim. Guru Es Krim yang Empatik, Sederhana, Kreatif, Ramah, inovatif, dan Menyenangkan.

Buku ini ditulis oleh dua puluh satu guru penulis kelas editor dari kota Batu. Dengan gaya bahasa yang sederhana, guru – guru penulis menceritakan pengalamannya dalam mengimplementasikan Active Learning dalam pembelajarannya, sehingga menjadi guru yang dinanti, guru yang selalu dirindukan, guu yang dicinta, bukan guru yang terpaksa dan bukan guru yang ekstrem.

Dalam buku ini, para guru Penulis dengan bahasa yang apik menyampaikan pengalaman manis dan pahitnya menjadi guru VVIP, suka dukanya menjadi guru plus entrepreneur, dan suka citanya mengunjungi taman hati.

Dengan pemilihan bahasa yang sederhana, para guru Penulis juga berbagi tips tentang bagaimana menjadi guru terbang agar naik pangkat, bagaimana menjadi guru tanpa kelas, menjadi guru penulis, dan menjadi guru yang cerdas dan kreatif dalam berliterasi.

Buku Menjadi Guru Es Krim ini juga banyak mengandung kata – kata yang sarat makna.

Simaklah kata- kata penuh makna yang dapat ditemukan dalam buku pak guru:

  1. Guru VVIP adalah guru penulis
  2. Belajar sepanjang hayat, menuntut ilmu tiada jemu. Taman is fun place.
  3. Al-Quran dan sunnah mengandung cerita jaman old, sehingga bisa dijadikan pelajaran dan pembelajaran jaman now.
  4. Gajah mati meninggalkan gadingnya, guru mati meninggalkan bukunya. Agar kita tetap diingat sejarah, ada dua cara yaitu menulis dan berbuatlah sesuatu yang berharga.

Akhirnya masih banyak manfaat dan kebaikan tentang menjadi guru Es Krim dituangkan dalam buku yang bersampul biru muda bergambar es krim ini. Hanya dengan membaca resensi ini pastilah tidak cukup. Sangat dianjurkan agar anda memiliki dan membacanya sendiri.

Ingin menjadi guru Es Krim yang empatik, sederhana, kreatif, inovatif dan menyenangkan, segera miliki buku ini.

Cikfat. 05.09.2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Luar biasa resensinya, mantabs bu Fatimah

05 Sep
Balas

Terima kasih pak guru...... semoga membawa barakah.

05 Sep

Es krim itu...hmmm, maknyuss...adem...lezat, gurih nikmat dan padat gizi serta selalu dinanti. Begitu harusnya menjadi seorang guru, seperti es krim. Resensinya...mantafff jiwa, cikgu. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah...cikfat.

05 Sep
Balas

Zuiiiipp bu fat resensinya...

06 Sep
Balas

Makasih Bu Sury. Barakallah

06 Sep

Ingin menjadi guru es krim yang selalu dinanti muridnya.....

05 Sep
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali